Buat yang sering nonton anime pasti tau apa itu OVA
OVA, simple nya adalah kejadian dalam cerita, namun tidak
dimasukan kedalam cerita utama
Setelah sampai diterminal Terboyo, tanpa buang waktu aku pun
bergegas menuju RSI Sultan Agung untuk sekedar mandi, mengingat jam sudah
menunjukan pukul 08.30 . selesai mandi, langsung berjalan kedalam terminal
Terboyo. Letaknya memang jauh dari jalan utama dan dekat dengan kantor Siba
Surya. Siba Surya adalah perusahaan Truck Ekspedisi.
Setelah sampai terminal, langsung saja aku cari warung untuk
sarapan dan sekedar menge-charge hp. Sambil sarapan yang bisa dibilang sambil
jamak makan siang tersebut, aku melihat 2 bis Eka tujuan Semarang – Surabaya
via Solo. Langsung BBM mas heru, sang mandoran Eka menanyakan jadwal Eka dari
Semarang. Ternyata Eka pertama dari Semarang itu jam 11 siang, aku batalkan
niat naik Eka karna mas Kirom sudah menunggu dari pagi di Solo.
Kebetulan saat itu jam nya Raya Semarang – Solo, selesai
makan, aku langsung bergegas naik bis raya tersebut. Dengan mesin Hino AK
berbody Discovery, dengan konfigurasi seat 2-2. Kursi nya berukuran besar, beda
dengan para kompetitornya, sehingga lorong didalam bis pun hanya tersisa
sedikit ruang. Tidak hanya bis malamnya yang juga dipenuhi sepuh, bis ac
ekonomi ini pun dipenuhi oleh sepuh. Sambil menyeser penumpang, bis diarahkan
menuju tol semarang untuk menuju sukun Banyumanik. Di tol tersebut kulihat
speedometer menyentuh angka 100kpj :D.
Sampai di sukun Banyumanik, tanpa membutuhkan waktu lama bis
sudah dipenuhi oleh para penumpang, dan dari spion kiri aku melihat bis Raya
juga menyodok dari belakang, menandakan bis yang aku naiki harus segera
berangkat untuk memberi jatah penumpang ke temannya tersebut.
Bis tidak bisa dibawa kencang, karena lalu lintas cukup
padat, sempat kressan dengan Rajawali dan Ramayana yang menuju semarang, hingga
akhirnya lalu lintas yang mengarah ke solo mengalami kemacetan. Ternyata
penyebabnya adalah bis Royal Safari yang stooring disisi kiri jalan. Selepas
kemacetan tadi, laju bis tetap tidak bisa dipercepat mengingat kondisi lalu
lintas yang saat itu memang benar benar ramai. Selain itu terdapat pembetonan
jalan sebagian, sehingga kendaraan harus hati hati dalam melintas. Menjelang
salatiga, kembali dihadapi dengan kemacetan yang kali ini disponsori oleh bis
Muncul dan sebuah mobil sedan. Aku pun
tertidur karna masih kecapean dan bete karna disuguhkan kemacetan terus –
menerus.
Terbangun ketika bis sudah memasuki daerah boyolali, dan
kembali disuguhkan kemacetan panjang. Aku mengecek hp, dan ternyata ada sms
dari mas kirom yang menanyakan posisi ku (maaf ya mas, jadi kelamaan tunggu
:P). sambil menikmati kemacetan, aku mendengarkan diskusi antara driver dengan
seorang ibu yang aku taksir dia adalah pelanggan bis raya ini. Dari percakapannya
tersebut aku mendengar bahwa didaerah itu belum lama ini terjadi kecelakaan,
hingga sampai didaerah lampu merah yang dimaksud memang terdapat banyak
pecahan kaca.
Mendekati daerah terminal Kartosuro, terlihat penyebab
kemacetan adalah sebuah truk yang terguling. Karena posisi nya yang melintang
menyebabkan kendaraan lain harus perlahan melewati jalan tersebut. Sang driver
berinisiatif membuka jalur, langsung diambil jalur lawan guna melewati
kemacetan tersebut. Lampu hazard pun dinyalakan, kendaraan dari arah berlawanan
pun minggir ke lajur kiri guna memberi jalan kepada bis Raya. Ternyata, tidak
jauh dari truk besar yang terguling tadi, sebuah truk berukuran sedang
mengalami patah as roda belakang, dan sedang memindahkan muatan nya ke truk
satu lagi.
Bis pun kembali memasuki jalur sebenarnya saat ada celah
untuk putar balik, langsung bis mengarah ke terminal kartosuro untuk menurunkan
beberapa penumpang. Sampai di terminal kartosuro bis langsung diburu oleh para
penumpang yang hendak ke solo, tanpa waktu lama bis langsung berjalan kembali
menuju terminal Tirtonadi – Solo.
Pukul setengah 1 lewat, akhirnya bis tiba di terminal
Tirtonadi – Solo, terlihat bangunan untuk bagian bis Surabayaan sedang
dibongkar, aku pun menuju bangunan utama dengan misi mencari stop kontak untuk
mengecharge hp yang kembali lowbat karna di charge sebentar saat di terboyo.
Tanpa memperdulikan sekitar, dengan cuek aku lesehan sambil
menge-charge hp dan Memberi kabar ke mas kirom bahwa aku sudah sampai Tirtonadi
dan ingin istirahat sejenak. Sedang asiknya berkicau di twitter, tiba tiba ada
sebuah sms masuk, yang isi nya
“Aku bisa ndri, tapi ada waktunya jam 3 sore nanti”
Itu adalah balasan dari sms yang aku kirim kemarin kepada
temanku. Namanya Ayu Erliza, teman semasa SMP dulu yang kini kuliah di UNS,
seperti mas Kirom. Aku iyakan sebagai tanda setuju, dan langsung beranjak ke
tempat pemberangkatan bis bumel karna waktu sudah menunjukan pukul stengah 2
siang. Sudah terparkir bis harta sanjaya bertujuan sragen, langsung ku naiki dan
ternyata masih sedikit penumpang. Setelah hampir 10menit menunggu, akhirnya bis
berjalan, aku membayar Rp 3000 sebagai mahar menggunakan jasa PO bis tersebut
yang mengantarkanku ke Bangjo Sekarpace, dekat dengan kampus UNS dimana tempat
kost-an mas Kirom berada.
Kembali aku mengabari mas Kirom, bahwa aku sudah berada
digang depan kost—an mas Kirom, dan tanpa menunggu lama, mas Kirom sudah
menjemput dengan motor vega R nya yang dipenuhi oleh stiker yang berhubungan
dengan bis :D
Pukul 14.30, setelah bisa meluruskan badan dan berleyeh
–leyeh sejenak, aku pun langsung mandi karna akan memenuhi janji untuk bertemu
tadi. Selesai mandi, dengan ditemani mas kirom, aku menuju kampus UNS karna
janjian akan bertemu disana sebelum kemudian pergi ke Mom Milk.
Setelah sampai di UNS aku pun menanyakan posisi teh Ayu
(panggilan untuk Ayu Erliza), ternyata beliau sudah didepan UNS juga. Celingak
celinguk mencari sosok teh Ayu, ternyata beliau ada disisi yang berbeda. Teh
Ayu langsung menuju ke arahku, dengan gerak lambat dan kami pun berpelukan
serta cipika cipiki, dan melihat hal itu mas Kirom pun membanting helm nya dan
langsung pergi meninggalkan kami…….
Eh engga ding :v gak gitu kejadiannya, back to real life!
Fokus fokus!
Teh Ayu mendatangi kami berdua, langsung aku sungkem dan
memperkenalkan Teh Ayu dengan Mas Kirom. kami bergegas ke Mom Milk, tempat yang
biasa teh Ayu kunjungi diwaktu senggang. Sampai di TKP, setelah memesan minuman
dan camilan kami pun mengobrol tentang kesibukan masing – masing, maklum aku
dan teh Ayu sudah tidak bertemu selama 7 tahun, terakhir ketemu saat perpisahan
SMP :)
Teh Ayu menanyakan kesibukanku dan sepertinya tertarik
dengan hobby ku yang biasa jalan jalan gak jelas hanya untuk naik bis hahaha
:P. aku pun menjelaskan hobby yang mungkin dianggap aneh oleh orang lain
tersebut, dan juga awal perkenalan saya dengan mas Kirom yang berawal dari
media sosial dengan berdasar dari kesamaan hobby :)
Giliranku yang menanyakan kesibukan teh Ayu, dan ternyata
beliau sedang sibuk di lab karna ada proyek dari dosennya, dia adalah Asisten Dosen
sekaligus Asisten Lab. Tidak aneh bagiku, karna saat SMP pun beliau sudah
menjadi asisten guru matematika, dan itu juga kenapa dia dipanggil Teteh,
sebagai orang yang dituakan dan dihormati :)
Oiya, ternyata mas Kirom sama Teh Ayu sama sama akan Wisuda
bulan September tahun ini. Sesama mahasiswa UNS, keduanya saling curhat
mengenai fakultas masing – masing.
Tak terasa sudah hampir maghrib, kami pun beranjak pulang
karna teh Ayu juga harus belanja untuk keperluan bulanan. Saat hendak membayar,
teh Ayu mencegahku dan mas Kirom untuk mengeluarkan uang. “eh mana ada yang
kuliah bayarin yang udah kerja, ada juga yang udah kerja bayarin yang masih
kuliah” ucapku. Tapi teh Ayu tetap bersikeras untuk tetap membayari kami,
setelah saling bersikeras akhirnya aku mengalah dan mengajukan syarat, saat
nanti berkumpul di Tangerang, aku yang mentraktir teh Ayu.
(Pantesan aja gua jomblo terus, makan aja dibayarin sama
cewek *tepok jidat*)
Setidaknya parkiran motor aku yang bayar, sedikit
menyelamatkan wajahku sebagai laki laki :v hahaha.
Sebelum berpisah, kembali aku Sungkem ke teh Ayu
“loh kok Andry sih yang sungkem ke Ayu, kan harusnya Ayu yang sungkem”“bukannya Teh Ayu bulan maret ya?”“iya, tapikan 93”
Setelah perdebatan umur tadi, teh Ayu kemudian sungkem
kepadaku (mungkin para pengunjung mom milk yang melihat hal tersebut menganggap
aku dan teh Ayu adalah pasangan LDR yang jarang bertemu karena sang wanita
kuliah jauh dari tempat asalnya :p). kami pun berpisah, teh Ayu harus pergi
untuk membeli keperluan sehari –hari, dan aku bersama mas Kirom akan ke pasar
klewer untuk membeli oleh - oleh.
Sesampai nya di pasar klewer, ternyata keadaan sudah tutup. Kami
pun langsung kembali ke kostan. Kembali istirahat sambil mengobrol santai
tentang bis, lagi lagi kompor mas Kirom kembali menyala, “mas naik Mulyo Indah
aja”. Padahal tiket bis Harapan Jaya sudah ditangan, tapi masih saja mas Kirom
ngomporin buat naik Mulyo indah hahaha.
Makan malam tiba, mas Kirom mengajak ku ke burjo yang
menurut beliau racikan Mie dogdog nya itu paling yahud. (Buat yang mau ke Solo,
wajib mencoba Mie dogdog, walau jajanan yang biasa tapi sensasi nya berbeda :p).
Selesai makan malam, langsung ke angkringan untuk sekedar ngemil.
Lokasi angkringan yang dipinggir jalan utama yang biasa dilalui bis dari dan
menuju Surabaya menyuguhkan pemandangan tersendiri bagi para pecinta bis
seperti kami. Bergantian pasukan ATB dan Patas berlalu lalang menggoda kami. Sempat
tercetus ide mas Kirom untuk menuju Surabaya malam itu juga hihihi.
Tidak lama hujan turun, suasana jalan yang tadinya ramai pun
mulai berkurang, hanya bis bis ATB saja yang sesekali lewat. Setelah hujan
berenti, kami kembali ke kostan. Tidak lama dikostan, kembali kami ngebolang,
kali ini kedalam kampus UNS, menuju atm karena mas Kirom akan mentransfer untuk
temannya yang saat itu sedang dirawat dirumah sakit.
Suasana kampus UNS saat malam sangat sepi, dipenuhi pohon pohon rindang menambah kesan seram tersendiri, sambil menunggu mas Kirom yang sedang mentrasfer, aku melayangkan pandangan kesekitar, berharap bisa menemukan suatu penampakan. ya walau jujur ada rasa parno, namun rasa penasaran mamu mengalahkan rasa parno tersebut.
Kembali ke kostan, kali ini tidak kemana mana
lagi, mengobrol santai melepas lelah sambil menonton anime di laptop mas Kirom.
Lelah setelah seharian terus bergerak, akupun tertidur lebih dahulu. sedang mas Kirom masih asik dengan anime di laptop nya.
Kangen Solo :')
BalasHapus